December 2010
21 posts
- Cop: selamat siang, coba anda minggir dulu.
- Gw: Lah..kenapa pak?
- Cop: Anda tidak tahu salah anda?coba tolong lihat SIM dan STNK
- Gw: Emang salah saya apa sih pak?
- Cop: Anda tidak menyalakan lampu,ini kan jalan PROKO*TOL
- Gw: WTF?
- terima kasih bapak2 polisi yang udah nilang saya dalam selang waktu kurang dari sebulan, ass hole!!, ups itu kesukaanya homo ya? hehe..
Suatu sore ada dua orang sahabat, sebut saja mereka Itong & Abil. Mereka baru saja lulus dan mendapat gelar sarjana. Keduanya sedang berbincang-bincang didepan rumah. Kebetulan saat itu ada cewek hamil yang lewat, Itong yang iseng kemudian memberi tebak-tebakan kepada Abil.
Itong : Bil, kamu tau gak, apa bedanya cewek hamil dengan sarjana?
Abil : Nyerah Tong, emang bedanya apa???
Itong : Kalau sarjana, biasanya orang nanya “Jebolan Mana?”. Kalau cewek hamil, biasanya orang nanya “Jebolan Siapa?”.
:p
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan” —Bondan Prakoso feat. Fade to Black - Kita Selamanya
- Niki: Dy, ntar lo nonton Indonesis vs Thailand ga, ada The Jak ga sih??
- Aldy: Ya ada lah, emang kenapa? lo belum pernah nonton langsung ya?
- Niki: belum, tatut eike.
- Aldy: tenang kan ada gw yang jagain. hehe...
- Niki: hehe..main nya di gbk kan yak?
- Aldy: Iya, emang lo tau gbk??
- Niki: Tauk, yang tempat lari - lari itu kan? terus studio nya di dalem?
- Aldy: Studio???? Stadion kaleee... (dalam hati): cantik - cantik ko odong.
- Thanx to Renaldy and nikita for this funny chat.
Kriteria Suami Desi Ratnasari
1. Tak suka melirik wanita lain;
2. Tidak pernah menampar istri;
3. Tidak lari dari tanggung jawab,
4. Memuaskan di tempat tidur.
Esok hari rumahnya di ketok. Dhok…dhok…dhok… Si Desy kaget bukan main. Di depannya ada pria buta tanpa tangan, dan kaki.
“Apakah anda Desy?” Tanya si pria.
“Benar, anda siapa?” Jawab Desy.
“Saya mau melamar anda” kata pria tersebut.
“Wah nekat bener orang ini.” pikir si Desy.
Pria yang memakai kursi roda itu berkata, ” Saya ini buta, jadi tidak mungkin melirik wanita lain, saya tidak punya tangan, mana mungkin bisa memukul anda. Saya juga tidak punya kaki, jelas tak akan lari.”
“Tapi apakah anda mampu memuaskan saya?” Ujar Desy.
“Anda benar-benar menyepelekan saya, anda pikir saya tadi mengetok pintu pake apa?!”
Desi,”#*@$?+”@*+..?!?!?” (Pingsan)